Dalam De De Pyaar De 2 (2025), cinta dewasa kembali diuji oleh keluarga, ekspektasi, dan kekacauan lucu yang hanya bisa terjadi ketika dua generasi mencoba memahami apa arti “hubungan sehat”.
Sinopsis Film :
Film De De Pyaar De 2 (2025) melanjutkan komedi romantis keluarga dari film pertamanya, namun kini dengan lapisan konflik baru yang lebih matang dan relevan. Cerita kembali mengikuti Ashish, pria paruh baya yang kini tinggal bersama Ayesha, pasangan yang jauh lebih muda darinya. Setelah drama keluarga dan komedi emosional di film pertama, hubungan mereka akhirnya stabil — atau setidaknya stabil menurut Ashish. Dunia di sekitar mereka masih belum sepenuhnya sepakat.
Film dibuka dengan kehidupan baru mereka di Delhi. Ayesha mengejar bisnisnya, sementara Ashish mencoba mengimbangi karier dan hubungan tanpa kehilangan humor khasnya. Namun stabilitas itu terganggu ketika kedua anak Ashish, Ishita dan Ishaan, mulai mempersiapkan babak baru dalam hidup mereka. Ishita berencana menikah, sementara Ishaan sedang mempertimbangkan pindah ke luar negeri. Situasi menjadi rumit ketika keluarga besar menganggap hubungan Ashish dan Ayesha sebagai sinyal buruk bagi calon mertua. Ayesha merasa tidak nyaman karena ia kembali menjadi “perbincangan tamu undangan.”
Pertengahan De De Pyaar De 2 (2025) memperlihatkan konflik yang lebih kompleks tetapi dikemas dengan humor. Ishita meminta ayahnya tampil sebagai figur keluarga yang “normal” agar pernikahannya tidak rusak oleh citra buruk. Ayesha, yang sudah melalui situasi serupa sebelumnya, mencoba memakluminya tetapi merasa bahwa dirinya selalu menjadi kompromi. Ashish merasa berada di tengah dua kubu: anak-anaknya yang ingin kesempurnaan sosial, dan pasangannya yang hanya ingin diterima tanpa syarat.
Untuk memperburuk keadaan, mantan istri Ashish, Manju, kembali hadir sebagai mediator keluarga. Hubungan antara Ayesha dan Manju yang dulu tegang kini justru menjadi komponen komedi yang lebih matang. Keduanya secara samar bekerja sama ketika menyadari bahwa Ashish sering menjadi penyebab kekacauan sosial bukan karena hubungannya, tetapi karena caranya berbicara dan bernegosiasi yang terlalu blak-blakan.
Film juga memperkenalkan subplot baru ketika keluarga calon suami Ishita meminta bertemu dan melakukan “penilaian karakter keluarga”. Pertemuan itu menjadi salah satu adegan paling lucu dan canggung dalam film. Ashish berusaha tampil dewasa dan berkelas, tetapi justru gagal membacakan naskah formal yang ia siapkan, sementara Ayesha mencoba berbaur dan akhirnya membuat diskusi menjadi terlalu jujur. Manju, di sisi lain, menjawab semua pertanyaan dengan tenang dan secara halus menjelaskan bahwa keluarga tidak perlu sempurna untuk berfungsi.
Konflik emosional dalam De De Pyaar De 2 (2025) muncul ketika Ayesha menemukan pesan dari Ishaan yang menyatakan bahwa ia tidak ingin pindah ke luar negeri karena tidak ingin meninggalkan ayahnya sendirian menghadapi dunia sosial yang kejam. Ayesha merasa bahwa kehadirannya menjadi salah satu alasan anak-anak Ashish sulit mengambil keputusan penting dalam hidup mereka. Ia mulai berpikir untuk mundur demi tidak menjadi penghalang.
Climax terjadi menjelang pernikahan Ishita ketika seseorang dari keluarga calon mempelai menyindir hubungan Ashish dan Ayesha sebagai “eksperimen hidup yang tidak berakhir baik.” Ashish akhirnya meledak, tetapi ledakannya bukan berupa amarah keras, melainkan bentuk kejujuran yang akhirnya diperlukan. Ia menjelaskan bahwa keluarga bukan soal tampil baik di mata masyarakat, melainkan soal siapa yang akan berdiri untuk kita ketika masa sulit datang. Ia mengakui bahwa ia tidak selalu membuat keputusan yang mudah dipahami, tetapi ia mencintai Ayesha dan keluarganya bukan sebagai pencapaian sosial, tetapi sebagai bagian dari hidupnya.
Bagian akhir film memperlihatkan pemulihan hubungan melalui dialog yang matang. Ishita menikah, Ishaan tetap berangkat ke luar negeri tetapi dengan restu penuh, dan Ayesha memutuskan untuk tetap melanjutkan hubungan dengan Ashish setelah akhirnya diakui sebagai bagian dari keluarga, bukan sekadar tambahan drama.
De De Pyaar De 2 (2025) berakhir dengan adegan komedik yang manis: Ashish, Ayesha, Manju, dan anak-anak duduk makan malam bersama, saling bercanda dan saling menyebalkan seperti keluarga sungguhan. Kamera keluar perlahan saat Ashish berkata: “Aku kira hidup berhenti setelah umur lima puluh. Ternyata tidak — hanya jadi lebih ramai.”
Film ini mempertahankan energi rom-com lokal namun memberikan perspektif dewasa tentang hubungan beda usia, ekspektasi sosial, dan keluarga yang tidak sempurna tetapi berfungsi.












