Nikmati pengalaman menonton film terbaru dengan Filmkita21! Temukan link nonton LK21 & Layarkaca21, sinopsis lengkap, dan alur cerita movie favoritmu dalam satu tempat yang praktis dan update setiap hari.

Horror in the High Desert 4: Majesty (2025)

2 voting, rata-rata 4.0 dari 10

Dalam Horror in the High Desert 4: Majesty (2025), gurun bukan sekadar latar, tetapi entitas yang menyimpan rasa ingin tahu manusia hanya untuk menghancurkan mereka secara perlahan.

Sinopsis Film :

Film Horror in the High Desert 4: Majesty (2025) melanjutkan format pseudo-dokumenter yang menjadi ciri khas seri ini, menggabungkan rekaman investigasi, wawancara, dan found footage untuk mengurai hilangnya beberapa individu di wilayah gurun Nevada yang misterius. Berbeda dari film sebelumnya yang fokus pada satu korban, Majesty mengikuti tiga kasus yang saling bertaut: seorang pendaki amatir, seorang fotografer satwa liar, dan seorang pengemudi truk yang tersesat saat membawa logistik melalui rute alternatif yang tidak terdaftar di peta.

Sejak awal, film menetapkan nada tidak nyaman melalui narasi jurnalis lokal yang menyelidiki peningkatan laporan penduduk tentang suara aneh, cahaya yang tidak dapat diidentifikasi, dan kondisi tubuh hewan dengan pola mutilasi yang tidak cocok dengan predator alami. Pendekatan dokumenter membuat semuanya tampak lebih masuk akal dan dekat dengan dunia nyata, membuat penonton merasa bahwa mereka sedang menonton investigasi asli, bukan fiksi.

Kasus pertama mengikuti seorang pria bernama Noah, pendaki yang terobsesi menemukan lokasi yang disebut “The Majesty” — sebuah tempat yang digambarkan dalam forum dan blog survivalis sebagai lokasi yang “tidak seharusnya ada”. Rekaman terakhir Noah memperlihatkan ia menemukan struktur batu yang belum pernah dipetakan, disertai gema suara yang tidak diketahui sumbernya. Setelah itu, ia menghilang. Pihak berwenang hanya menemukan tas dan alat rekamannya beberapa hari kemudian, tetapi tidak menemukan jejak tubuh.

Kasus kedua memperlihatkan perspektif seorang fotografer bernama Elise, yang mencoba memotret lynx dan burung padang pasir. Rekaman drone miliknya menunjukkan bahwa binatang-binatang tersebut berkumpul mengarah ke sebuah titik di gurun, seakan mereka mendengarkan sesuatu. Rekaman audio yang diperbesar menangkap suara frekuensi rendah yang terasa hampir seperti gumaman manusia, tetapi tanpa struktur bahasa. Elise menghilang dua puluh jam setelah rekaman tersebut, meninggalkan drone yang kembali otomatis ke base station sebelum baterainya habis.

Kasus ketiga adalah yang paling menakutkan karena rekamannya berasal dari dashcam semi-trailer. Sopir truk bernama Warren mencoba mengambil jalur alternatif untuk menghemat waktu, tetapi justru tersesat di jalur yang tidak ada dalam database GPS. Pada malam hari, dashcam menangkap sosok-sosok tinggi dengan langkah lambat yang mengikuti kendaraan dari kejauhan tanpa suara. Kamera termal yang terpasang di trailer memperlihatkan bahwa sosok-sosok itu tidak mengeluarkan panas tubuh, mendukung teori bahwa mereka bukan manusia atau binatang. Warren sempat menelepon pusat logistik, tetapi sambungan dipenuhi interferensi, dan panggilan terakhir berisi teriakan serta suara seretan yang tidak dapat diidentifikasi.

Pertengahan Horror in the High Desert 4: Majesty (2025) memperkenalkan ahli geologi, kriptozoologi, dan petugas SAR yang mencoba memberi konteks ilmiah pada fenomena yang terjadi. Namun semakin banyak data yang dikumpulkan, semakin sedikit yang bisa dijelaskan. Koordinat lokasi menunjukkan bahwa semua hilang di sekitar pola geodesi kuno yang belum pernah dipublikasikan, dan unsur-unsur tanah di wilayah itu mengandung mineral yang dapat memantulkan suara secara aneh — menimbulkan teori bahwa “suara” yang tertangkap kamera bukan berasal dari luar, tetapi dari dalam tanah.

Climax terjadi ketika tim investigasi memutuskan memasuki zona “Majesty” secara langsung. Film ini mempertahankan format found footage penuh pada segmen ini, memperlihatkan visual kabur, audio terpotong, dan kamera night-vision yang memperlihatkan struktur batu yang tampak seperti pintu masuk. Ketika salah satu anggota tim mendekat, suara gumaman meningkat menjadi seolah-olah banyak mulut bicara sekaligus. Kamera terakhir menunjukkan langit gelap yang berubah dengan pola yang tidak mungkin terjadi secara meteorologis, sebelum sinyal menghilang sepenuhnya.

Bagian akhir Majesty tidak menyajikan jawaban, hanya rekaman dan kesimpulan parsial. Dari tiga kasus awal, tidak ada mayat yang ditemukan. Para ahli hanya menyatakan bahwa “Majesty” adalah wilayah tanpa data resmi, dan mungkin pemerintah telah mengetahui keberadaan area itu lebih lama dari masyarakat umum. Film menutup dengan adegan pendek Warren yang terlihat sangat jauh di padang pasir melalui citra satelit kuno, seolah-olah ia pernah ditemukan tetapi tidak pernah dilaporkan. Nada akhir ini membuat Horror in the High Desert 4 meninggalkan rasa tidak tuntas yang menjadi ciri khas horornya — takut bukan pada apa yang terlihat, tetapi pada apa yang tetap tidak diketahui.

Diposting pada:
Dilihat:218
Tagline:Just because you can’t see them doesn’t mean they can’t see you.
Genre: Horror
Kualitas:
Tahun:
Durasi: 77 Min
Negara:
Rilis:
Bahasa:English
Direksi:

Download Horror in the High Desert 4: Majesty (2025)