Sebuah kutukan kuno terbangun dan menyeret sekelompok orang ke dalam mimpi buruk yang tak lagi mengenal batas antara hidup dan mati.
Sinopsis
Cursed (2023) adalah film horor supranatural yang disutradarai oleh Carlos Marbán, menghadirkan kisah tentang kutukan yang menolak dilupakan dan kembali bangkit untuk menagih harga yang pernah terhutang. Film ini menggabungkan atmosfer gelap, misteri klasik, dan ketegangan progresif yang semakin meningkat seiring berjalannya cerita. Sejak awal, Cursed (2023) menghadirkan dunia yang dingin dan tidak ramah, di mana sejarah, kepercayaan, dan ketakutan bercampur dalam satu alur yang menghantui.
Cerita berpusat pada sekelompok karakter yang tanpa sengaja membuka kembali luka masa lalu melalui sebuah benda ritual peninggalan lama. Awalnya mereka hanya menganggapnya sebagai artefak antik tanpa makna, tetapi benda itu ternyata menyimpan energi jahat yang sudah berdiam selama generasi. Kutukan mulai bekerja dalam bentuk simbol-simbol aneh, mimpi buruk, suara-suara samar, dan kejadian-kejadian yang sulit dijelaskan. Ketika semuanya menjadi semakin intens, karakter-karakter tersebut mulai menyadari bahwa mereka bukan sedang menghadapi kecelakaan acak, melainkan sesuatu yang sudah memilih mereka sebagai target selanjutnya.
Dalam Cursed (2023), teror tidak datang secara langsung. Film ini sengaja menghindari jumpscare berlebihan dan lebih memilih horor atmosferik yang lambat namun menghantui. Ketegangan meningkat saat pola kutukan mulai terungkap. Setiap korban menunjukkan gejala berbeda, tetapi semuanya mengarah pada nasib yang sama: kehilangan kendali atas tubuh dan pikiran, seolah-olah kutukan tersebut mencoba mengambil alih bagian terdalam dari diri mereka. Unsur supranatural di sini tidak hanya menjadi dekorasi, tetapi menjadi agen yang mengubah keseluruhan nasib para karakter.
Selain aspek horor, film ini juga memperlihatkan dinamika sosial di antara kelompok tersebut. Ketika rasa takut mulai mendominasi, rasa saling percaya runtuh. Ada karakter yang berusaha mencari penjelasan logis, ada yang memaksa mencari bantuan spiritual, dan ada pula yang memilih menyangkal hingga terlambat. Perbedaan ini menciptakan friksi yang memperkuat tensi emosional di dalam film, sekaligus memperlihatkan bagaimana ketakutan dapat memperburuk hubungan antar manusia.
Pada pertengahan film, karakter menemukan jejak sejarah kutukan yang berasal dari ritual kuno yang pernah dilakukan sebagai bentuk balas dendam terhadap pengkhianatan. Di sinilah Cursed (2023) bermain dengan tema masa lalu yang tidak benar-benar mati. Sejarah bukan hanya latar belakang, tetapi salah satu pelaku utama dalam narasi. Melalui kilasan cerita masa lampau dan catatan-catatan tersembunyi, penonton menyadari bahwa kutukan ini bukan sembarang energi gelap, melainkan entitas yang memiliki tujuan spesifik: menuntut balasan setimpal.
Ketika film mendekati klimaksnya, para karakter dipaksa mencari cara untuk memutus rantai kutukan. Namun film ini tidak membuat jalan keluarnya mudah. Setiap upaya justru membawa konsekuensi yang lebih besar, hingga akhirnya mereka menyadari bahwa untuk mematahkan kutukan, seseorang harus membayar harga yang benar-benar besar. Momen klimaks menghadirkan konfrontasi antara hidup, roh, dan masa lalu yang belum selesai — sebuah adegan yang gelap, simbolis, dan emosional.
Penutup film menghadirkan nada ambigu. Kutukan mungkin telah dihentikan, tetapi tanda-tanda kecil menunjukkan bahwa kegelapan itu mungkin hanya sedang tidur untuk sementara waktu. Cursed (2023) memilih untuk tidak memberikan jawaban absolut, meninggalkan penonton dengan pemikiran bahwa tidak semua horor bisa benar-benar berakhir. Dalam tradisi horor modern, film ini berbicara tentang siklus balas dendam, kehancuran psikologis, dan warisan gelap yang menolak dilupakan.
Dengan atmosfer mencekam, ritme lambat yang terukur, serta gaya visual yang kuat, Cursed (2023) menjadi film horor supranatural yang lebih menonjolkan rasa takut yang merayap daripada kejut kilat semata — sebuah pendekatan yang membuat ceritanya terasa lebih serius dan lebih matang.












